Jumat, 12 Desember 2008

Mengendalikan Mood yang Cepat Berubah

foto berita artikel Sebagian orang pasti pernah mengalami mood buruk yang tiba-tiba datang. Sebut saja tiba-tiba perasaan menjadi cemas, takut, gugup, stress, kecewa. Semua itu masih tergolong wajar karena hidup memang penuh dengan warna emosi, sensasi, ataupun persepsi mengenai realita kehidupan. Hanya dari diri Anda sendiri yang mampu mengontrol semua itu, dan memulihkan warna mood kembali dalam kendali Anda..

Semua emosi, persepsi kesenangan, kesusahan, kecemasan, depresi, optimisme, pesimisme, dan sebagainya mampu membuat pikiran terbelah menjadi dua, yakni bentuk kata dan gambar. Coba hentikan sejenak apapun yang Anda lakukan dan fokus pada apa yang Anda katakan atau gambarkan di pikiran Anda ketika Anda sedang marah, senang, cemas, dan sebagainya. Dengan begitu, Anda akan banyak mengerti mengenai kata atau gambar yang ada dalam pikiran Anda. Anda juga akan memahami bahwa sebenarnya jika Anda lebih focus lagi, kata dan gambar yang Anda pikirkan akan bisa Anda kendalikan untuk mengatur kualitas perasaan Anda.

Untuk mengurangi rasa cemas, marah, senang, dan sebagainya secara tiba-tiba atau mungkin berlebihan, Anda mungkin dapat mengikuti langkah berikut ini :

Jika pikiran Anda dipenuhi dengan kata “Saya tidak boleh memikirkannya ataupun melakukannya”, maka cepatlah ganti dengan kata “Saya lebih suka memikirkan…”.

Penyebab Anda secara terus-menerus memikirkan sesuatu yang tidak ingin Anda pikirkan adalah karena setelah menyebutkan 'kata' yang berasosiasi dengan yang tidak ingin Anda pikirkan, sehingga pikiran Anda akan diset secara otomatis untuk membuat proyeksi gambarnya, dan kemudian akan memenuhi pikiran Anda. Semakin kuat untuk mengatakannya, maka semakin kuat gambar di pikiran Anda.

Jika gambar tersebut sudah lekat di pikiran Anda, misalkan ketika Anda masuk ke ruangan boss, kemudian Anda membayangkan akan bertemu dengan boss yang galak dan tidak ramah, maka Anda sebaiknya segera mengatasinya.

Anda dapat membayangkan gambar tersebut dengan tenang dan sikap 'it's okay'. Sekarang, coba fokus pada image tersebut. Anda coba menyadari bagaimana bentuk gambar tersebut, apakah bentuknya seperti foto atau film. Perhatikan setiap kejadian atau detail dan warna di gambar tersebut.

Setelah itu, kurangi warna dari gambar tersebut di pikiran Anda. Buatlah lebih buram, sedikit demi sedikit. Setelah gambarnya mulai buram, secara perlahan kecilkan ukurannya hingga sulit untuk Anda lihat. Setelah gambarnya sulit untuk Anda lihat, biasanya, Anda akan berkali lipat lebih tenang.

Untuk menambah rasa percaya diri, maka Anda dapat focus dengan gambar di pikiran Anda mengenai apa yang Anda harapkan terjadi. Perhatikan ukuran gambar, warna, atau suara mungkin Anda ada di gambar tersebut. Lalu setelah mendapat gambaran utuh, lakukan yang berlawanan dengan di atas. Tambahkan warna, tajamkan gambarnya, naikan volume-nya, kemudian perbesar gambarnya, dan pertajam lagi warna dan kontrasnya. Anda akan melihat, perasaan Anda kini menjadi jauh lebih baik. (h_n)


Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com

Tidak ada komentar: